Beda bahasa, beda telinga

Juni 13th, 2010 by dedekusn | Posted under Peace.

Setelah lebih dari seminggu gak posting, gak BeWe, karena sok sibuk & mentok ide :02: , akhirnya masih bisa menyempatkan posting kembali, walau postingannya kurang atau bahkan gak bermakna sama sekali, yang penting bisa posting.

Sebelumnya mohon maaf, tulisan ini sama sekali tidak bermaksud untuk menyinggung sara, suku atau bahasa apapun, sekedar postingan ringan dari blogger newbie yang kering ide.

Beda bahasa beda telinga pendengaran. Maksudnya? Contoh : coba perhatikan dan dengarkan suara ayam jantan berkokok, kemudian suruh orang Jawa Barat (Sunda) menirukannya! Biasanya orang Sunda menirukannya dengan menyebut: “kongkorongoook….” Lain lagi kalau yang denger orang Betawi: “kukuruyuuukkkk…” Pastinya akan lain lagi jika yang menirukan suara ayam adalah orang Batak, Jawa, Madura, Ambon, Arab, Inggris, Amerika, dll., padahal ayam jantan dimanapun suaranya seperti itu, nyaris sama.

Begitupun dalam mendengarkan suara-suara lain, orang yang beda bahasa biasanya memiliki pendengaran yang berbeda. Misal dalam mendengar bunyi mobil tabrakan, tiap daerah memiliki pendengaran yang beda padahal bunyi aslinya sama. Konon alias katanya – kata dosen saya waktu masih kuliah – orang Betawi asli jika menirukan bunyi mobil tabrakan itu suaranya “Taakkkk…”, orang Jawa dengan logat Jawanya menirukannya dengan suara mobil tabrakan “Teeeess…”, orang Sunda “Jebreeeddd…” benarkah? Bagaimana menurut telinga anda?

Share Button

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,

Comments

148 Responses to “Beda bahasa, beda telinga”
  1. Irawan mengatakan:

    jawa sama kok dengan betawi… kukuruyuuukkk

  2. teguhsasmito mengatakan:

    Salam kenal dari saya, semoga blog di indonesia menjadi dambaan pelajar

  3. thanks sob infonya menarik.dan salam kenal

  4. Hariez mengatakan:

    wilujeng sonten Kang..mugi-mugi sehat wal afiat

  5. M Mursyid PW mengatakan:

    Suara letusan senjata api orang Indonesia bilang DOOR, tapi orang Amrik bilangnya BANG. Memang aneh juga ya!

  6. Vulkanis mengatakan:

    Wakkakakkakkk
    yah kang karena lidah itu laen aja makanya payah ngucapain..
    Yang bisa ngungkapkan eu cuma orang sunda yang jagoan coba orang laen pasti jadi e

  7. Vulkanis mengatakan:

    Sok cobaan nyebut Peuyeum ,,orang Medan…
    Pasti jadi Peyem :09: :09:

  8. Vulkanis mengatakan:

    Yah salam hangat selalu Kan dede moga sukses dan selalu ceria bersama keluarga
    PISSSSSS

  9. iya bener bgt..kita memang beragam bahasa dan budaya…tentu saja berbeda di rasa dan persepsi…

  10. Hariez mengatakan:

    setiap daerah pasti beda oge bahasana, tapi inilah Indonesia anu kaya ragam budaya nya Kang 😀

    salam hangat kanggo Kang De sakulawargi mugi-mugi aya dina panangtayungan Gusti Allah SWT Amien

  11. sangsaka mengatakan:

    wuakakakkkk…. kering ide jadi ngabahas hayam :16:
    super duper kreatip lah kang :12:

  12. gadgetboi mengatakan:

    Betul! :d emang Alloh maha besar yah … Beda2 … Makanya saya bingung pas dulu di kelas bahasa inggris, anjing bunyinya gimana? Guguk kah :p enga tahunya bark … Bark …

  13. orange float mengatakan:

    biasa yang saya denger suara ayam jantan gini bunyinya uu….uuuk….uuu…ukkkkk:16:

  14. Syahroyni mengatakan:

    Klau mobil tabrakan …
    Jduarrrrrrrr . . .

  15. dhila mengatakan:

    iya2 kang, beda bahasa beda telinga.. 😀

  16. rivanlee mengatakan:

    saya minta tolong suarain, suara semut dong 🙂

  17. andipeace mengatakan:

    saya asli sidoarjo kolaborasi bonek 😀 kalau ayam : kukuruyuk
    kalau mobil tabrakan ya tergantung kenceng ga-nya tanrakannya kang 😀

  18. AKHMAD SUDRAJAT mengatakan:

    Mungkin ada pengaruh antara latar budaya seseorang dengan kemampuan menfasirkan suatu bunyi

  19. narno mengatakan:

    jadi ingat waktu kuliah meledek teman yang dari sunda tentang kukuruyuk ini, sampai si teman suruh merekam suara ayam, tak tahunya sekarang saya tinggal di daerah sunda

  20. si Paijah mengatakan:

    wah kalo ayam di rumah emak ijah kok bunyinya kukukkkikuuuuuuuuuuuuukkkk………………..,

  21. aming mengatakan:

    sama seperti kata “taraje”…

    kalau didengar orang sunda artinya “tangga”
    tapi kalau didengar orang betawi,,,,artinya…yaaa nanti aja…

    bener ngga siy………

  22. Rock mengatakan:

    wkwkwk… ada-ada aja kamu sob… aku kira semua sama, ternyata… hahaha… :01:

  23. firdaus mengatakan:

    sepertinya hanya suara kucing dan kambing yg dimana2 sama….. meeeeoooong dan mbeeekkkkk…… bener gak kang ? ^^

  24. bundadontworry mengatakan:

    kering ide, malah jadi sebuah postingan :01:
    hebat pisan Kang Dedekusn :12:
    salam

  25. salam kenal kang
    jawabannya maybe yes maybe no
    hehehehe :04:

  26. abifasya mengatakan:

    Nah kalo bunyinya yg kaya gitu berarti ayamnya can bisaeun nge-reff, da ayam nu saya mah bunyi nya teh : kong…kong.. kong… kongkoro…. korro..koro… kongkoro..kongkoro…ngok-ngok… ngok..ngok………. kongkorongok …

  27. nuances pen dofollow mengatakan:

    :01: Kalau perut lapar disini katanya keroncongan ditempat anda apa?

  28. harto mengatakan:

    banyak bahasa banyak seninya, asyiiik tuuuh bisa nguasai bahasa2 daerah
    trims atas infonya, sukses selalu n tetap semangat:16:

  29. bri mengatakan:

    kabarr baik kang 😉
    hihi beda bahasa tapi tetep satu kan..indonesia 😎
    kang kalau kongkorooyookk gituuh malahan baru denger bri mah..peace

  30. red mengatakan:

    jadi inget majalah anak2 bobo yg ternyata adalah franchise dari Belanda. Masih inget gak ada petualangan bona? Alkisah bona si gajauh kecil berbelalai panjang itu punya teman bernama rongrong. gue pikir kaerna kucing kecil itu suka ‘merongrong’ bona dengan kenakalannya… eh ternyata bukan itu. nama rong’rong diambil dari bahasa perancis (kartunisnya orang perancis) yang artinya adalah suara kucing. Jika di indonesia “meong Menong” maka di Perancis “rong rong”

    😀

  31. Blog Keluarga mengatakan:

    Sepertinya ini hanya sebuah ekspresi pengungkapan sebuah kejadian…tergantung individunya… tekadang sama-sama orang sunda belum tentu sama,,, malah bisa-bisa jika kita membandingkan satu orang sunda dengan satu orang jawa bisa sama… Salam…

  32. Usup Supriyadi mengatakan:

    kalau begini sebaiknya ahli bahasa dan sastra Indonesia segera membuat pakem.a ya, :16: biar kagak beda-beda.

    alhamdulillah, welcome kang. tetap semangat!

  33. Siti Fatimah Ahmad mengatakan:

    Assalaamu’alaikum

    Alhamdulillah, bagus deh postingannya Dede, dalam nggak ada ide…. ada juga idenya… kok dikatakan tidak ada apa mahu ditulis malah tidak bermakna. Setiap apa yang kita catatkan itu semuanya memberi makna hatta hanya posting kosong juga pinya makna ersendiri jika dibuat interpretasinya.

    Dede, perbezaan itu menunjukkan betapa kayanya sebuah negara itu memiliki pelbagai bahasa dan budaya. Hal ini meramekan hubungan dan banyak jalinannya. makin beza makin bagus, kalau tidak pasti bosan dengan satu makna sahaja. Salam mesra dari saya.

  34. agoenk70 mengatakan:

    hehhehehehe bener banget kang, setiap daerah dan wilayah akan berubah dalam pengucapan atau artinya.
    mungkinkarena indoensia kaya budaya yah :04:

  35. julianusginting mengatakan:

    beda bahasa, beda telinga, kira2 kalo beda hidung dan beda mata nyambung ga bro??wekekee…salam..

  36. fitrimelinda mengatakan:

    bisa ya mas ???:22::22:

  37. munir ardi wp mengatakan:

    bener sekali bang kalau bugis bunyi ayamnya gini kukkurukku

  38. B.P mengatakan:

    kurang jelas kedengarannya… bentar ambil korek kuping dulu…:16::16::16:

  39. Muis mengatakan:

    wah bener jj, ,, mantap

  40. ralarash mengatakan:

    Duh.. sama nih udah lama libur…
    aya-aya wae yeuh…:22:

  41. Mamah Aline mengatakan:

    beda lidah beda juga pengucapan, beda telinga beda pula yang didengar sama halnya suara kucing yang kita tirukan meong, tapi di bule diucapkan miauw

  42. citromduro mengatakan:

    lain ladang lain belalang

  43. Rindu mengatakan:

    Mau saya ajari bahasa Aceh mas? :22:

  44. KangBoed mengatakan:

    WAH BLOGNYA MANGSTAAAAAAAAAAAAAAAAAAABBBBSSS :19::19::19::19::19:

    PIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIISSSSSSSSSSSSS NGIRING NGALANGKUNG

    SALAM SAYANG AND KANGEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEENnnnn :08::08::08::08:

  45. Nanang Abdullah mengatakan:

    Mungkin cuma beda persepsi aja kang. sama2 orang sunda aja bisa beda kalau denger bom, yang satu beledu yang satu lagi jelegur he..he..memang harus ada pakemnya kali ya kang, ditiap daerang boleh beda2 tapi dalam taraf nasional suara kucing harus satu, gitu kali ya? he..he.. Lah ieu mah cuma ngalamun we.

  46. sapta mengatakan:

    klo disurabaya kayaknya ayam berkokoknya sama dhn yg diatas.. klo tabrakan palingan “gubrakkk..” :08:

  47. deep yudha mengatakan:

    Ih si akang ada2 saja ah, salam kenal dan ditunggu juga tuk berkunjung. Saya pernah dengar sasakala (asal muasal kata “dawegan”/ kelapa muda) di tatar Sunda ,2tapi saya tidak menjamin ini beneran terjadi atau hanya rekayasa cerita karena saya juga hanya pernah dengar atau baca di majalah sunda Mangle duluu banget. Ceritanya juragan walanda sedang jalan2 ngontrol perkebunan kelapa diiringi beberapa buruh perkebunan yang merulanpakan bangsa Indonesia asli. Ceritanya ketika si tuan melihat kaatas salah satu pohon kelapanya ternyata kebetulan masih muda semua, entah kenapa dia nunjuk2 ke atas dengan pistolnya sambil ngomong “Do with Gun” (cuma oleh pribumi para buruh kebun itu, terdengarnya “dawegan”).Kemudian sambil manggut2 salah seorang diantara mereka ngomong “Oh jadi kalap ngora disebutna “dawegan nya” .Maklum buruh itu sedang dalam jajahan dan terkena dampak politik adu dombanya Belanda jadilah dia korban pengkotak- kotakan orang kebetulan saja mereka kebagian jadi yg harus tunduk sama tuan2nya itu.. Jadilah kelapa muda di tatar Sunda disebut “dawegan” he..he.. kebenaranya masih harus dibuktikan deh kayaknya. Contoh lain “surat kaleng” yang berasal dari kata “black letters” (blek di tatar Sunda artinya sebuah piranti tempat penyimpanan kerupuk yang terbuat dari kaleng).Waktu dulu mengajar bahasa Sunda di sebuah SMP di Indramayu, siswa saya asyik tuh kalau diajak diskusi perkembangan bahasa yg dipengaruhi berbagai latar belakang. Kebetulan Indramayu punya bahasa khas sendiri yaitu Jawa Indramayu jadi bahasa Sunda merupakan bahasa asing juga bagi mereka. Jadi agar mereka ga BT jadilah kami banyak diskusi dan menterjemahkan saja bahasa Indramayu, Sunda dan Bahasa Indonesia.Wah maaf koment saya paling panjang yaa…trims ah…:16::16::20::20:

  48. BlogCamp mengatakan:

    Benar kang, mengapa dulu kok bisa beda2 begitu ya he he he he
    Tapi akang dengan John Mc Clain kan suka bilang ” naon” ya kang.
    Salam hangat dari BlogCamp

  49. Annaura mengatakan:

    Kalau orang Amerika jatuh bunyinyan ” BUMMM”, kalau orang kita macam2 kak, ada yang bilang GLODHAK, BRUGH, GEDBHUK, KROSAX, dan sebagainya.

    salam manis dari Batam

  50. Annaura mengatakan:

    Assalamu ‘alaikum wr.wb, Kak.
    Saya datang sebagai blogger newbie yang ingin berkenalan, silaturahmi dan menyerap ilmu dari para senior. Semoga kunjungan saya bermanfaat.
    Blog kakak bagus sekali-saya ingin belajar disini boleh ya kak.

    Kak, mohon berkenan berkunjung ke blog saya, mohon diberikan saran2 atau nasihat agar blog tersebut bagus dan terkenal seperti blog ini. Saya tunggu kakak di Panti Asuhan, kalau datang akan saya sambut dengan lagu rebana deh.

    Salam hormat saya dari Batam.

    Wassalamu alaikum wr.wb

  51. adin mengatakan:

    Dulu kan nenek moyang kita sama, eyang kakung Adam ama eyang putri Hawa, terus bisa punya bahasa sendiri-sendiri, hebat y….

  52. Dewi Yana mengatakan:

    Kang Dede, postingannya ada-ada saja..

  53. mvstova mengatakan:

    suara pistol di indonesia.. doorr. doorrr.. doorrr.. di luar nnegeri jadi.. bang-bang atau beng-beng yak?! *lupa. :04:

  54. deep yudha mengatakan:

    hiks..hiks…nyempetin balik lagi ah protessss kerasss..akang sim kuring teh ibu2 bukan “Akang” tapi memang salah daku my nick name terlalu “Jantan” ( kata Bu Sri Rahayu / Sharing is Fun http://pelawiselatan.blogspot.com/ ) tapi berarti daku sudah banyak mengecoh orang yaa..he..he…hatur nuhun parantos mampir….:10::10::10::12::12::12::21::21::21:

  55. Bang Iwan mengatakan:

    Moga dengan perbedaan itu dapat menyatukan kita semuanya.

  56. faza mengatakan:

    intinya………………………………………….

    ………..bahasa vs telinga ya?

  57. kang ian mengatakan:

    :18::18: hahaha bener kang kunaon nya? hihi satujuhhhh..:16:

  58. mutiara mengatakan:

    kyknya yang didengarkan sama aja deh..mungkin bedanya cara melafalkan aja:01:

  59. hotel di lembang mengatakan:

    walaupun beda tapi tetep yang bersuara itu ayam coba kalau harimau kongkorongok pasti kaget hehe

Do you have any comments on Beda bahasa, beda telinga ?