Pendidikan inklusif sebagai HAM

Februari 26th, 2010 by dedekusn | Posted under Pendidikan.

Pendidikan inklusif sebagai HAM. Pentingnya pendidikan inklusif sebagaimana yang telah dibahas pada postingan sebelumnya, sampai sekarang luput dibicarakan. Padahal banyak hal yang bisa kita pelajari untuk meningkatkan mutu pendidikan salah satunya dengan penerapan pendidikan inklusif. Para pengamat, pemerhati, dan praktisi pendidikan lebih fokus mengkritisi soal manajemen, kurikulum, komersialisasi buku, ujian nasional, dan rendahnya kualitas guru, yang harus diakui persoalan-persoalan tersebut sampai kini masih menyisakan masalah.

Ide pendidikan inklusif bermula dari kenyataan bahwa perilaku manusia (human behaviour) sangatlah kompleks sehingga hampir tidak mungkin mencari penyebab tunggal bagi ketidakstabilan emosional atau perilaku.

Berikut tiga persoalan mendasar yang harus dievaluasi dalam pendidikan:

  1. Adanya anggapan tentang keterbelakangan mental ringan. Guru konvensional, biasanya menilai anak yang lambat berfikir mengalami hambatan mental. IQ rendah sering dijadikan satu-satunya bukti. Kalau seperti ini sulitlah harapan orang tua untuk memajukkan anak-anaknya, sebab dengan mengatakan IQ rendah secara otomatis sudah menjadi takdir.
  2. Anak yang kurang berkembang disekolah bukan karena cacat tertentu, tetapi karena ketidakstabilan emosi (emotional distrubance). Anak seperti ini sering dikategorikan sebagai anak yang mengalami hambatan emosional dalam belajar (emotional block learning). Ini kesalahan asumsi, sebab anak yang emosinya tidak stabil harus diberi terapi khusus.
  3. Anak yang tidak maju beajar karena malas. Kemalasan sering dikaitkan dengan keluarga, terutama orang tua.

Dalam perspektif pendidikan inklusif, hal-hal tersebut kurang tepat, sebab pendidikan inklusif tidak mengenal hambatan maupun kekurangan. Prinsip dasar pendidikan inklusif adalah menghargai perbedaan. Tujuan pendidikan inklusif adalah memberikan kesempatan bagi seluruh siswa untuk mengoptimalkan potensinya dan memenuhi kebutuhan belajarnya. Ini berarti pendidikan inklusif merupakan Hak Asai Manusia yang patut didapatkan oleh setiap individu.

-dari beberapa sumber

Share Button

Tags: , , , , , , ,

Comments

127 Responses to “Pendidikan inklusif sebagai HAM”
  1. muhammad zakariah mengatakan:

    numpang eksis diposisi KEDUAXX.. :18:

  2. muhammad zakariah mengatakan:

    baru baca dan ngomeng.. :22:

    setuju klo Tujuan pendidikan adalah memberikan kesempatan bagi seluruh siswa untuk mengoptimalkan potensinya dan memenuhi kebutuhan belajarnya. tapi harus juga perlu ditegaskan bahwa harus ada ajaran yg mendidik (budi pekerti, etika, sopan santun, dll) dan pengajaran ilmu (ilmu pengetahuan, dll) agar menjadi pelajar yg sempurna luar dalam. gak kky sekarang yg suka tawuran.. payah. :20:

    salam pramuka :12: MEDEKA!! :04:
    .-= muhammad zakariah´s last blog ..Kolam terindah langganan tiap tahun.!!! =-.

  3. Ruang Hati mengatakan:

    Ayo dukung majukan pendidikan nasional

  4. Bang Iwan mengatakan:

    Salah satu karakteristik terpenting dari sekolah inklusif adalah satu komunitas yang kohesif, menerima dan responsive terhadap kebutuhan individual siswa
    .-= Bang Iwan´s last blog ..SALDO REKENING BERTAMBAH 13 TRILYUN =-.

  5. Bang Iwan mengatakan:

    pendidikan inklusif perlu diselenggarakan yang implemetasinya memerlukan kesungguhan dan komitmen dari berbagai pihak.
    .-= Bang Iwan´s last blog ..SALDO REKENING BERTAMBAH 13 TRILYUN =-.

  6. Bang Iwan mengatakan:

    secara formal pendidikan inklusif dideklarasikan di Bandung tahun 2004 dengan beberapa sekolah reguler mempersiapkan diri untuk implementasi pendidikan Inklusif. Awal tahun 2006 ini tidak ada tanda-tanda untuk itu, informasi tentang pendidikan inklusi tidak muncul kepada publik, isu ini tenggelam ketika isu menarik lainnya seperti biaya operasional sekolah, sistem SKS SMA dan lain-lain. Apakah kita tidak peduli terhadap penyandang cacat? Mudah-mudahan tidak.
    .-= Bang Iwan´s last blog ..SALDO REKENING BERTAMBAH 13 TRILYUN =-.

  7. Bang Iwan mengatakan:

    Konsekuensinya antara lain ditekankan adanya restrukturisasi sekolah, sehingga menjadi komunitas yang mendukung pemenuhan kebutuhan khusus setiap anak, artinya kaya dalam sumber belajar dan mendapat dukungan dari semua pihak, yaitu para siswa, guru, orang tua, dan masyarakat sekitarnya.
    .-= Bang Iwan´s last blog ..SALDO REKENING BERTAMBAH 13 TRILYUN =-.

  8. Seputar-Internet mengatakan:

    ternyata banyak sebab2 tertentu nih… saya masih pelajar nih, terkadang males belajar…hehehehehe
    .-= Seputar-Internet´s last blog ..Award Backlink Dari Sahabat =-.

  9. annosmile mengatakan:

    keinget rasa malas masih terdtimbun di jiwa :))

  10. Dewi Yana mengatakan:

    Assalamu’alaikum, pendidikan inklusif sangat diperlukan, tapi sdh mampukah kita merealisasikannya dgn baik.. semoga, amin (Dewi Yana).

  11. darahbiroe mengatakan:

    heheh point ke 3 ngena banget kemalasan emng sumber dari sumber ntu


    berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya makasih 😀
    salam sukses

  12. richo mengatakan:

    pendidikan yang baik agar generasi pun semakin membaik…. setuju

  13. dasir mengatakan:

    37 dg kang dede, dg pendidikan inklusif maka akan menghentikan kisah itik yang mati2an belajar berlari dan memanjat pohon terulang dalam dunia manusia.

  14. Syahroyni mengatakan:

    Dengan meningkatkan pendidikan. . .
    Indonseia akan lebih maju . . .
    .-= Syahroyni´s last blog ..Kebudayaan yang Akan Hilang (Culture Will be Lost) =-.

  15. Syahroyni mengatakan:

    Dengan meningkatkan pendidikan. Indonesia akan lebih maju . .
    .-= Syahroyni´s last blog ..Kebudayaan yang Akan Hilang (Culture Will be Lost) =-.

  16. Beranda Jiwa mengatakan:

    eleuh geuning caket nya…ari di inet, jeung ciamis selatan…hehehehe, nuhun kang tos mampir dinu abi. iraha ka ciamis di antos?
    .-= Beranda Jiwa´s last blog ..Welcome to My Blog Brotha n sistha……. =-.

  17. vivi mengatakan:

    pendidikan itu penting untk kmjuan bangsa, setuju

  18. orange float mengatakan:

    ternyata ngak gampang jadi guru.
    .-= orange float´s last blog ..Tamu Tak Diundang =-.

  19. Pen Lab mengatakan:

    setiap anak memiliki berbagai persoalan yang dibawanya dari rumah.
    tugas seorang guru adalah menetrralisir semua masalah tersebut ketika kelas akan dimulai

  20. Zaiful Anwar mengatakan:

    Semoga pendidikan nasional tidak seperti poin ke 3:16:
    .-= Zaiful Anwar´s last blog ..Isi Tag-tags =-.

  21. wiyono mengatakan:

    i believe this post important for blogger other, one stop to posting…. clik back here here here

  22. muhammad zakariah mengatakan:

    masih bingung dengan oknum2 yg mengatasnamakan pelajar dan mahasiswa intelektual.. tapi koq suka tawuran? aneh.. payah.. parah.. mengecewakan. 😉
    .-= muhammad zakariah´s last blog ..Kolam terindah langganan tiap tahun.!!! =-.

  23. Hariez mengatakan:

    wilujeng enjing Kang De…duh apdet terus euyyy kang De :04:

  24. richo mengatakan:

    pendidikan khan awal menuju perbaikan….. ayooo

  25. Darin mengatakan:

    Betul, saya heran di zaman ini masih ada saja guru yang kurang menyadari tentang hal ini..

  26. dobleh yang malang mengatakan:

    mendukung sangat untuk memajukan pendidikan tanpa membawa ras ok
    salam hangat dari blue
    .-= dobleh yang malang´s last blog ..gadis bali itu………….. =-.

  27. muhammad zakariah mengatakan:

    anehnya lagi sekarang banyak pelajar yg suka nyontek dan ngerpek.. wah..wah.. moga jgn sampe membudaya. memalukan pendidikan indonesia.. payah..parah.. memalukan.. membuat bingung banyak orng aja tuh.. :18:

    *kabuurrr.. :16:
    .-= muhammad zakariah´s last blog ..Kolam terindah langganan tiap tahun.!!! =-.

  28. suryana mengatakan:

    kunjungan wengi kang, iraha atuh nya acara kopi darat di legok teh…..

  29. Abula mengatakan:

    tah kitu kang,, jangan sampai hal ini luput dibicarakan …. mudah2an dunia pendidikan kita kedepan makin baik …

  30. Ruang Hati mengatakan:

    pendidikan membangun masa depan bangsa

  31. citrouni mengatakan:

    mendapat pendidikan yang layak
    justru kalau ada murid yang terbelakang dan telat dalam menyerap harus lebih diperhatikan
    .-= citrouni´s last blog ..sELuLeR tErMuRaH =-.

  32. M Mursyid PW mengatakan:

    Wah sy kok ketinggalan informasi, ney.
    Pendidikan inklusif? Inspiratif juga. Tapi implementasinya tentu tidak semudah kita ngomong, Bro.

  33. mrneno mengatakan:

    kunjungan pagi om.. eh salah siang ding…:04:

  34. Bisnis Online mengatakan:

    dah lama gak pernah maen kesini 🙂

  35. sauskecap mengatakan:

    maaf mas, pendidikan inklusif itu apa ya?
    .-= sauskecap´s last blog ..Lumpia Panggang =-.

  36. bayuputra mengatakan:

    nice postingan mas…. dapat ilmu tambahan di akhir pekan nih….

  37. sunflo mengatakan:

    pendidikan secara lahiriah dan bathiniah semoga dapat memajukan pendidikan nasional kita…aamiin
    .-= sunflo´s last blog ..My 3rd Umrah: Parkir…Oh…Parkir… – Part 1 =-.

  38. Siti Fatimah Ahmad mengatakan:

    Assalaamu’alaikum

    Jatuh bangunnya sesuatu ummah bergantung kepada jatuh bangunnya pendidikan kerana jalan utama bagi persiapan masa hadapan adalah melalui pendidikan. terima kasih nanda Dedekusn atas informasi yang dikongsikan bersama. Salam mesra selalu.
    .-= Siti Fatimah Ahmad´s last blog ..SEKIRANYA KITA DITAKDIRKAN BERSAMA…… =-.

  39. blogger gembloeng mengatakan:

    Setuju mas.. harusnya memang semua diberi kesempatan untuk mengoptimalkan apa yang ada pada dirinya.. Sering kali guru sering mematahkan semangat dengan bilang bodoh ataupun sebagainya.. yang kemudian tidak diberi kesempatan untuk berkreasi…
    .-= blogger gembloeng´s last blog ..Enakan Bisnis Online Apa Ya? =-.

  40. Irawan mengatakan:

    berati kalau model pendidikan seperti itu susah ya pelaksanaannya… karena pengajar harus mengerti kepribadian siswa dan menyesuaikannya
    .-= Irawan´s last blog ..Rutinitas =-.

    • dedekusn mengatakan:

      Yg pasti jgn dipersulit, guru yg baik tentunya setelah beberapa kali mengajar minimal akan tau ‘kelebihan & kekurangannya. Walau banyak faktor lain juga, misalnya siswa perkelas sebaiknya sesuai dgn standar nasional artinya tidk terlalu banyak :01:

  41. embun777 mengatakan:

    Saya setuju Kang
    kalau gaji Kang Dede dan gaji saya dinaikan.. :08:

    lho koq gak nyambung…??
    OK baca dulu.. :22:

  42. embun777 mengatakan:

    :07: :13: :07:

    ke 3 persoalan mendasar yang harus dievaluasi itu tepat sekali Kang.
    sebab hal tsb tdk bisa jd alasan ketidak berhasilan belajar anak.
    .-= embun777´s last blog ..Ngetop di Swedia karena di Jebak teman? =-.

  43. embun777 mengatakan:

    justru tugas Guru untuk lebih bisa mengenal tiap pribadi Siswa
    selain itupun Guru juga harus peka terhadap siswa yg kdg sdg ada permasalahan
    atau sdg dlm keadaan kurang optimal dlm menerima pelajaran tertentu
    .-= embun777´s last blog ..Ngetop di Swedia karena di Jebak teman? =-.

  44. embun777 mengatakan:

    dikarenakan keberagaman kondisi dan karakter siswa
    mungkin intinya selain memberikan Materi Pelajaran POKOK
    Guru juga harus lebih bisa menguasai secara Phichologis anak didiknya.

    :07: :13: :07:
    .-= embun777´s last blog ..Ngetop di Swedia karena di Jebak teman? =-.

  45. embun777 mengatakan:

    :07: :13: :07: :07: :13: :07:

    Pamit Kang…
    dan PISSSSSSSSSS…. :08: :08: :08:
    .-= embun777´s last blog ..Ngetop di Swedia karena di Jebak teman? =-.

  46. didot mengatakan:

    pendidikan anak lebih merupakan tanggung jawab keluarga ketimbang sekolah,kadang keluarga mau enaknya aja dengan menyerahkan kepada lembaga sekolah,seakan2 kalau sudah di sekolahkan tanggung jawabnya hilang :07:
    .-= didot´s last blog ..iqro =-.

  47. Fitri mengatakan:

    Pendidikan juga penting buat generasi masa depan.

  48. Fitri mengatakan:

    Apa jadinya negara Indonesia di masa depan apabila banyak anak yang tak mendapat pendidikan.

  49. Oyen mengatakan:

    sebelum jadi peneliti, saya pernah menjadi guru di sebuah SDIT di bogor yang siswanya campuran antara normal dan gak normal, ada sekitar 5 siswa yang autis, ada juga yang hiperaktif, mereka tidak dipisahkan, yang normal dilatih untuk menghargai kekurangan orang lain dan mensyukuri kelebihan dirinya dan yang kurang normal tidak merasa dipinggirkan malah merasa memiliki kawan2 yang bisa menghargai dan menerima kehadirannya, disinilah rasa empati semakin terpupuk…

    yah, dan saya sangat menikmatinya, itulah yang sering membuat saya rindu bertemu dan mengajar mereka lagi…

  50. dedi189 mengatakan:

    coba pendidikan lbh murah

  51. mrnemo mengatakan:

    iya biaya kul qu aja mahal banget.. ada yg mau nyumbang… :04:

  52. Batavusqu mengatakan:

    Salam Takzim
    Ko komentar saya ga muncul ya
    Salam Takzim Batavusqu
    .-= Batavusqu´s last blog ..Nilai-nilai Budaya Makassar 3 (end) =-.

  53. D3pd mengatakan:

    Saya pilih poin yang ke 3 (tiga) bang….:04:
    .-= D3pd´s last blog ..HELLO!Bangkitkan Semangat Kerja Dengan Warnanya D3pd… =-.

  54. achoey mengatakan:

    bangun pendidikan
    utk kemajuan generasi harapan 🙂

  55. bundadontworry mengatakan:

    semoga pendidikan secara inklusif ini dapat terwujud dan terjalani dgn baik atas dukungan semua pihak.
    salam
    .-= bundadontworry´s last blog ..6 Sarang Kuman Yang Terlupakan =-.

  56. darahbiroe mengatakan:

    mmpir lagi disini sambil mengamankan posisi ke skianmaxx wkakwkakwak

    pendidikan memng sangat lah amat penting, dan smoga pendidikan secara inklusif dan pendidikan yg di idam2kan bisa terwujud di negri ini
    .-= darahbiroe´s last blog ..Menjaga Taji KPK | kasus century kpk =-.

  57. Djarums Cigarette mengatakan:

    Terima kasih infonya 03:11

  58. Hentai Stream mengatakan:

    Thanks for the great info.
    Have a nice day.

  59. Djarums Cigarette mengatakan:

    Terima kasih infonya 09:10

  60. Djarums Cigarette mengatakan:

    berkunjung ke rumah tetangga dan mengucapkan selamat pagi. Semoga terus berjaya 03:48

  61. iptek mengatakan:

    untuk materi HAM, harusnya udah di masukin di sistem PAUD….

Do you have any comments on Pendidikan inklusif sebagai HAM ?