Pentingnya karakter positif pendidikan

Mei 23rd, 2010 by dedekusn | Posted under Pendidikan.

Pentingnya karakter positif pendidikan. Fungsi dan tujuan pendidikan nasional tertuang dalam Undang-Undang Nomor : 20 Tahun 2003 Bab II Pasal 3 yaitu : “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, sehat, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.

Secara yuridis bunyi UU tersebut mengisyaratkan bahwa pendidikan kita harus memiliki karakter positif yang kuat, artinya praktik pendidikan tidak semata berorientasi pada aspek kognitif, melainkan secara terpadu menyangkut tiga dimensi taksonomi pendidikan, yakni: kognitif (aspek intelektual : pengetahuan, pengertian, keterampilan berfikir), afektif (aspek perasaan dan emosi: minat, sikap, apresiasi, cara penyesuaian diri), dan psikomotor (aspek keterampilan motorik), serta berbasis pada karakter positif dengan berbagai indikator.

Harus diakui, pendidikan dewasa ini masih lebih mengutamakan ranah kognitif dan sedikit mengabaikan ranah yang lain. Hal ini tentunya selain bertentangan dengan UU juga bisa berdampak negatif terutama bagi peserta didik yang memiliki kecerdasan diluar kecerdasan kognitif.

Untuk terciptanya pendidikan berkaraker positif selain perlunya penyeimbangan ranah-ranah sebagaimana tersebut diatas, juga perlunya pendekatan pedagogis (seni, strategi, gaya pembelajaran) yang tepat kepada anak didik, tentunya tanpa mengabaikan nilai-nilai religious dan nilai dasar etnopedagogis (cageur, bener, pinter, singer, motekar, rapekan).

dari beberapa sumber

Share Button

Tags: , , , , , , , , , , ,

Comments

143 Responses to “Pentingnya karakter positif pendidikan”
  1. ruang hati blog mengatakan:

    apakah yg pertamax

  2. ruang hati blog mengatakan:

    Wah ada yg ketangkap satpam keyaknya

  3. achoey mengatakan:

    pagi menjelang siang kang 🙂

  4. achoey mengatakan:

    kembali lagi kita bersua 🙂

  5. achoey mengatakan:

    Majulah selalu pendidikan Indonesia
    Karena dengan pendidikan negara kita kan maju jaya

    • dedekusn mengatakan:

      SMoga saja demikian A, pendidikan di negara kita bisa lebih maju, tujuan pendidikan nasional tercapai, menghasilkan generasi penerus bangsa untuk Indonesia jaya

  6. achoey mengatakan:

    oh ya, siap2 tgl 3 juni 😀

  7. asfan mengatakan:

    blog walking today…salam kenal….

    :04:

  8. kawanlama95 mengatakan:

    Setuju ,jangan nilai mulu yang dikejar akhirnya jadi matre dah. dan yang terpenting Moralitas agama dan komunikasi yang baik dan tepat.

  9. sunflo mengatakan:

    pendidikan itu mencakup semua aspek ya de’ harus sinergis dan terpadu

  10. ada akbar? mengatakan:

    bagus. . ..
    memang perlu dibenahi . nya 🙂

  11. Lyna Riyanto mengatakan:

    jika dihubungkan dengan sistem UNAS yang diberlakukan Pemerintah
    maka selain belum menyentuh ranah afektif dan psikomotorik
    juga hanya berorientasi kepada hasil akhir tidak berorientasi kepada proses
    hasilnya adalah generasi yang hampa hatinya

    really nice post 🙂

  12. Dangstars mengatakan:

    Makasih atas suguhan tulisan yang menarik

  13. Dangstars mengatakan:

    Minggu yang indah
    Kamana kang?

  14. camera mengatakan:

    hm…
    makasih mas infonya….
    salam kenal juga….

  15. Ariyanti mengatakan:

    selamat hari minggu, semoga pendidikan kita lebih maju…

  16. kezedot mengatakan:

    blue mah.salah! maaf
    kalau aku mah inginnya semua pendidikan merata buat siapapun juga
    salam musimnya aku

  17. darahbiroe mengatakan:

    semoga kedepan
    pendidikan di indonesia makain baik
    smngat

  18. darahbiroe mengatakan:

    wahhh
    kok aku gag masuk top komeng yaw
    ckckkcc
    😀

  19. antokcupu mengatakan:

    pendidikan di indonesia wahhhh sungguh
    smoga kedepan lebih baik

  20. kang ian mengatakan:

    kang dede guru sanes..sering ngulas masalah pendidikan? :22:

  21. delia mengatakan:

    Kadang lia gak bisa komentar dengan pendidikan yang ada skrg..
    terima kasih kang (ikutan2 panggil kang :04: ) sudah mempostingkannnya disini…

    begitulah memang

  22. andipeace mengatakan:

    menurutku pendidikan sekarang sudah bercampur aduk dengan politik… dimana sebuah tokoh besar yang berjasa besar, sekali bersikap atau bertindak negatif selamanya dicap negatif…begitupula dengan pendidikan,misal : sekali sebuah sekolahan ketahuan UAN curang,selamanya sekolahan itu dicap negatif…banyak orang yang mengaku manusia padahala hatinya setan dan banyak fasilitas dan kualitas pendidikan yang buruk mengaku the best….hal seperti ini tidak dapat ditanggulangi kecuali dengan kesadaran diri…
    maaf hanya beropini…

    salam sukses selalu kang dede

    • Baby mengatakan:

      Andipeace : Menurut pengalaman saya untuk menuju kesadaran diri bukanlah suatu hal yang sulit kalau manusia itu mau menyadarinya!! tetapi hal ini kan menyangkut institusi bukan bentuknya indiviadual, kalau menggaris bawahi kutipan anda “banyak orang yang mengaku manusia padahala hatinya setan” kok rasanya akan banyak orang yang tersinggung? menurutku anda termasuk golongannya manusia yang hatina syetan kali ya…? hati-hati Bung kalau berkomentar? ini artikel sudah ditulis menggunakan bahasa akademisi dan intelektual tetapi anda komentarnya seperti orang yang tidak punya adab dan pendidikan!! :18:

  23. jarwadi mengatakan:

    Undang-Undang Nomor : 20 Tahun 2003 Bab II Pasal 3 yaitu : “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, sehat, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.

    Oh ternyata ini tujuan pendidikan kita ya, bahwa keimanan dan ketaqwaan adalah yg lebih utama dari tujuan2 pendidikan selanjutnya, tetapi mengapa di sekolah sekolah tidak dilengkapi dengan sarana ibadah yang memadai

    salam

  24. mvstova mengatakan:

    siap pak guru.. makasih ulasannya.

    met page. :04:

  25. harto mengatakan:

    semoga pendidikan di indonesia selalu diutamakan dan terdepan dalam membangun bangsa & negara ini.
    trims atas informasinya, sukses selalu n tetap semangat:08:

  26. achoey mengatakan:

    salam semangat

  27. julianusginting mengatakan:

    yak..saya setuju itu..memang karakter pendidikan memang perlu:12::12::12:

  28. Usup Supriyadi mengatakan:

    semoga akan ada perbaikan dan pelaksanaan UU itu dengan sebenar-benarnya .

    singkat, tapi mengena kang . :12:

  29. sedjatee mengatakan:

    disinilah peran pendidik… membentuk siswa yang berkarakter, cerdas dan punya jati diri…
    semoga dunia pendiidikan kita bertambah maju…
    salam sukses..

    sedj

  30. Ferry Prima mengatakan:

    mungkin karna aspek kognitif itu yang paling gampang untuk di kasi nilai, dikasi level dan kelas. jadi ingat film 3 idiots. harus nonton tuh. ceritanya seputar sistem akademik jaman sekarang. bagus

  31. fitrimelinda mengatakan:

    mampir sore… :04::04:

  32. Belajar Pintar mengatakan:

    Tinggal nunggu realisasi aplikatifnya saja

  33. bundadontworry mengatakan:

    pendidikan di segala bidang memang perlu ya Mas Dedekusn,
    hanya dgn pendidikan yg positif , bangsa kita akan maju dan insyaallah mampu bersiang dgn negara maju lainnya.
    salam

  34. sapta mengatakan:

    weeww.. mantap omm ulasanya.. :08:

  35. sapta mengatakan:

    klo menurut saya, pendidikan dan pengajaran lebih banyak cuma diajarin teori doank.. guru lebih banyak menerangkan dan mengajarkan tori dan bukan praktek permasalahan untuk dapat menyelesaikannya secara riilll sesuai teori.. murid tidak diajarkan bagaimana cara menganalisa dan menyelesaikan kasus, jd pd saat terjun ke lapangan murid2 pada kaget dgn fakta dan realita klo teori beda dgn praktek..

    disamping itu pendidikan moral dan agama kurang di negara ini.. misalnya 1 minggu sekali.. makannya moral generasi skrng lebih menurun dibanding dulu2.. jd sistemnya harus di ubah spy menjadi pendidikan yg maksimal dan efektif buat murid dan generasi peneruss..

  36. sapta mengatakan:

    intinya sih dasarnya hanya pada penerapan ajaran islam.. ajaran yg dapat membentuk karakter moral yg baik.., jd guru harus menyiapkan siswa agar memahami ajaran Islam ( knowing ), terampil melakukan atau mempraktekkan ajaran Islam ( doing ), dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari ( being ).
    Jadi dalam setiap pembelajaran , siswa harus berhasil dalam ketiga aspek pendidikan, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotor.

    salam piisss dan semanngatttzzzz… :12:

  37. citromduro mengatakan:

    seorang guru harus memiliki karekter untuk dapat menjadi guru dan seorang pendidik

  38. ericova mengatakan:

    wah luar biasa skali mas sampai ada pasal2nya segala 🙂

  39. achoey mengatakan:

    Oh ya, sekitar 10 hari ke depan bahkan mungkin lebih, ada kemungkinan kegiatan blogwalking saya terhambat atau bahkan mungkin tidak sempat. Tapi insyaallah selama 10 hari ke depan, tiap hari sekitar jam 08.01 WIB ada postingan baru karena saya sudah menyiapkannya dan menggunakan sistem skedul. Semoga sahabat berkenan meramaikannya dengan meyempatkan diri berkunjung ke sana. ngarephehe.com 😀

    Meski kau tgl 3 gak datang, tapi doamu ada kan 🙂

  40. skydrugz mengatakan:

    :12::12::12:

    saya sepakat…pendidikan saat ini memang hanya berbasis pada kemampuan kognitif saja tanpa memperhatikan aspek psikomotor dan afektif…akibatnya dihasilkan anak didikan yang gila:16::16::16::16::16:

  41. Dira mengatakan:

    Narasinya memang bagus ya mas.. tetapi pelaksanaannya kerap membuat kita miris.

  42. sangsaka mengatakan:

    :12::12::12::12::12::12::12:

    sumpah kang teu bingung2 acan…. bener2 teu kataekan bahasana

    :13::13::13::13::13::13::13:

  43. ralarash mengatakan:

    betul…
    kalau kaya iklan dulu sih.. “ah.. teori…”

  44. ruang hati blog mengatakan:

    Menyapa sahabatku tercinta di pagi hari yang cerah, semoga kesuksesan dan kebahagiaan menyertai sahabat di hari Rabu ini, salam hangat selalu dari ruang hati yang terdalam

    ruang hati berbagi

  45. prof. helga mengatakan:

    setuju deh sama abang :04::04:

  46. Blog Keluarga mengatakan:

    Kerangka yang positif… untuk mengimbangi yang negatif….

  47. Siti Fatimah Ahmad mengatakan:

    Assalaamu’alaikum

    Tulisan yang bagus dari Dede berhubung dengan pentingnya karekter yang positif dalam pendidikan. Dunia pendidikan memerlukan komitmen yang tinggi untuk menyemarakkannya menjadi sebuah wadah pendidikan yang dapat memajukan insan dan membangunkan keinsanannya.

    Melalui pandangan yang positif terhadap kesejahteraan dan kepedulian untuk memajukan sistem pendidikan dan institusinya akan menambahbaik usaha untuk memartabatkan pendidikan yang lebih berkesan. Selamat berbahagia menjalani aktivitas di hujung pekan ini. Salam mesra selalu.

  48. Bang Iwan mengatakan:

    Barangkali tidak banyak yang menyadari bahwa sistem pendidikan di Indonesia sebetulnya hanya menyiapkan para siswa untuk masuk ke jenjang perguruan tinggi atau hanya untuk mereka yang memang mempunyai bakat pada potensi akademik (ukuran IQ tinggi) saja.

  49. Bang Iwan mengatakan:

    UNTUK terciptanya SDM yang berkualitas tentunya perlu dilaksanakan reformasi pendidikan ke arah yang lebih kondusif, terutama melalui pengenalan konsep pendidikan holistik (menyeluruh). Termasuk di dalamnya tentang pembentukan karakter.

  50. Bang Iwan mengatakan:

    UNTUK terciptanya SDM yang berkualitas tentunya perlu dilaksanakan reformasi pendidikan ke arah yang lebih kondusif, terutama melalui pengenalan konsep pendidikan holistik (menyeluruh). Termasuk di dalamnya tentang pembentukan karakter. ..

  51. Bang Iwan mengatakan:

    Pendidikan yang berkarakter adalah semua kegiatan pendidikan yang dilakukan oleh guru untuk menjadikan siswa dan generasi penerus bangsa memiliki pribadi yang unggul. Indonesia saat ini berusaha untuk menerapkan sistem pendidikan berkarakter demi terciptanya pendidikan yang bisa memajukan Indonesia saat ini.

  52. Bang Iwan mengatakan:

    Reformasi pendidikan juga perlu mengedepankan aspek inovasi. Dalam era globalisasi, kata Kepala Negara, bangsa Indonesia menghadapi banyak tantangan baru, yakni perubahan iklim, penyakit menular, keterbatasan pangan, energi, dan air. ”Sumber-sumber itu tidak bertambah sebanding dengan pertambahan penduduk dunia,”

  53. wulan mengatakan:

    Pengembangan pendidikan kognitif yang positif itu penting juga diimbangi dengan penanaman nilai2 religius supaya generasi penerus kita tetap punya hati nurani dan akhlak yang mantab.
    Sip Bang..! hehe…

  54. Sriayu mengatakan:

    Jika mengacu pada UU Pendidikan, rasanya tidak perlu lagi ada mapel Pendidikan Karakter. Konon kabarnya utk wilayah Jakarta thn ajaran baru nanti ada mapel khusus untuk ini. Kok kesannya jadi overlap ya. Mungkin ini sebagai bukti betapa jomplangnya antara UU Pendidikan, KTSP dan sistem kelulusan ala UN. UU-na bagus, KTSP na keren tapi sistem kelulusan ala UN-nya…memprihatinkan… Huufff…..(*menghela nafas plus urut dada…)

    Trimakasih sdh berkunjung k site saya.

    Salam Pendidikan

  55. mang eka mengatakan:

    lam kenal smuanya.. bahasan bgs…
    tp sy cma ngingetin yg lbh penting lg adalah komitmen terhadap visi membangun karakter peserta didik.
    jagn karena tuntutan berbagai kepentingan dan dg alasan kasian sama anak lalu terjadi manipulasi hasil Ujian. Kerja keras membangun karakter akan sis-sia karna contoh dari prilaku karakter negatif.

  56. Agung Budidoyo mengatakan:

    Ini yang Saya suka dari mas dede, dia peduli bgt dengan pendidikan indonesia :2thumbup

  57. lowongan kerja mengatakan:

    Pendidikan yang benar akan melahirkan bangsa yang pintar.

  58. puma mengatakan:

    pendidikan yang seharusnya di ajarkan dari dulu……….

  59. awandragon mengatakan:

    Setuju ama artikel saudara

  60. Kabar Pendidikan mengatakan:

    penting bgt sampai tertuang dlm UU, hanya saja implementasinya di lapangan masih jauh dari itu…

  61. Rina As mengatakan:

    Semoga pendidikan di negeri ini semakin berkembang… dan bisa mencetak tenaga ahli

  62. eend mengatakan:

    emg, untuk memberikan kesadaran positfkepada peserta diidik membutuhkan proses n perjuangan yang penuh. karena sy juga saat ini memberikan penyadaran kepada anak melewati pendidikan pengajaran

  63. Harga Ponsel mengatakan:

    Betul..Kang..Kalo kata Pak WaGub Prijanto: Kuasai Iptek Serta Miliki Akhlak dan Moral yang Baik.

  64. seli mengatakan:

    . semoga saja pendidikan di indonesia semakain bagus dan lebih baik.

  65. Rahmat mengatakan:

    Semoga semakin maju sistem pendidikan kita.

  66. putcu tenggarong mengatakan:

    oky kalau mau jujur sebenarnya pendidikan berkarakter itu sudah ada, intinya adalah pendidikan yang tidak saja menghasilkan manusia yang pintar tapi juga benar. oke coy

  67. Gamecompressed mengatakan:

    semoga pendidikan indonesia tambah seukses

  68. imyadi mengatakan:

    udah kadung baca komen puanjang banget. Ya cuma ikut mendukung saja deh kearah yang lebih baik.

  69. joko mengatakan:

    :2thumbup

  70. Duasatu mengatakan:

    bisa dijadikan referensi nih mas, makasih sudah berbagi

Do you have any comments on Pentingnya karakter positif pendidikan ?