Thursday, September 09, 2010

Pentingnya karakter positif pendidikan

Pentingnya karakter positif pendidikan. Fungsi dan tujuan pendidikan nasional tertuang dalam Undang-Undang Nomor : 20 Tahun 2003 Bab II Pasal 3 yaitu : “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, sehat, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.

Secara yuridis bunyi UU tersebut mengisyaratkan bahwa pendidikan kita harus memiliki karakter positif yang kuat, artinya praktik pendidikan tidak semata berorientasi pada aspek kognitif, melainkan secara terpadu menyangkut tiga dimensi taksonomi pendidikan, yakni: kognitif (aspek intelektual : pengetahuan, pengertian, keterampilan berfikir), afektif (aspek perasaan dan emosi: minat, sikap, apresiasi, cara penyesuaian diri), dan psikomotor (aspek keterampilan motorik), serta berbasis pada karakter positif dengan berbagai indikator.

Harus diakui, pendidikan dewasa ini masih lebih mengutamakan ranah kognitif dan sedikit mengabaikan ranah yang lain. Hal ini tentunya selain bertentangan dengan UU juga bisa berdampak negatif terutama bagi peserta didik yang memiliki kecerdasan diluar kecerdasan kognitif.

Untuk terciptanya pendidikan berkaraker positif selain perlunya penyeimbangan ranah-ranah sebagaimana tersebut diatas, juga perlunya pendekatan pedagogis (seni, strategi, gaya pembelajaran) yang tepat kepada anak didik, tentunya tanpa mengabaikan nilai-nilai religious dan nilai dasar etnopedagogis (cageur, bener, pinter, singer, motekar, rapekan).

dari beberapa sumber

Incoming search terms for the article:

Postingan yang berhubungan

  • Tips Memanjakan Emosi Anak Didik
  • Pentingnya Pendidikan Inklusif
  • Ketepatan “assesment, mutlak perlu!

 

Share |

 



124 Comments

  1. Comments  ruang hati blog   |  Sunday, 23 May 2010 at 8:39 am

    apakah yg pertamax

    [Reply]

    ruang hati blog Reply:

    Alhamdulillah, pagi pagi antri dapat pertamax, isi full tank kalau begitu,

    [Reply]

    ruang hati blog Reply:

    Memang penting untuk bisa mendapatkan sebuah keberhasilan pembangunan, adalah membangun karakter sebagai kerangka dasar, tentunya yang positif

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Betul ruang hati… :12:

    Dangstars Reply:

    Mantap kang makasih tulisannya :09:

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Masa kang… thakns juga & Piss :09:

    [Reply]

  2. Comments  ruang hati blog   |  Sunday, 23 May 2010 at 8:46 am

    Wah ada yg ketangkap satpam keyaknya

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Sekarang udah sy keluarin Ruanghati

    [Reply]

  3. Comments  achoey   |  Sunday, 23 May 2010 at 9:49 am

    pagi menjelang siang kang :)

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Malam A Achoey :01:

    [Reply]

  4. Comments  achoey   |  Sunday, 23 May 2010 at 9:49 am

    kembali lagi kita bersua :)

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    betul A, smoga silaturahim jalan teruss :01:

    [Reply]

  5. Comments  achoey   |  Sunday, 23 May 2010 at 9:50 am

    Majulah selalu pendidikan Indonesia
    Karena dengan pendidikan negara kita kan maju jaya

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    SMoga saja demikian A, pendidikan di negara kita bisa lebih maju, tujuan pendidikan nasional tercapai, menghasilkan generasi penerus bangsa untuk Indonesia jaya

    [Reply]

  6. Comments  achoey   |  Sunday, 23 May 2010 at 9:50 am

    oh ya, siap2 tgl 3 juni :D

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Salam untuk keluarga di Kawali a, selamat menempuh hidup baru: semoga tercipta keluarga sakinah, mawadah, warahmah.

    [Reply]

  7. Comments  asfan   |  Sunday, 23 May 2010 at 10:14 am

    blog walking today…salam kenal….

    :04:

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Salam henal juga Asfan, terima kasih kunjungannya :04:

    [Reply]

  8. Comments  kawanlama95   |  Sunday, 23 May 2010 at 10:18 am

    Setuju ,jangan nilai mulu yang dikejar akhirnya jadi matre dah. dan yang terpenting Moralitas agama dan komunikasi yang baik dan tepat.

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Iya, semoga saja bisa terwujud,

    [Reply]

  9. Comments  sunflo   |  Sunday, 23 May 2010 at 11:19 am

    pendidikan itu mencakup semua aspek ya de’ harus sinergis dan terpadu

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Betul sunflo… walau kadang praktiknya susah, minimal kita berupaya untuk bisa seperti itu.

    [Reply]

  10. Comments  ada akbar?   |  Sunday, 23 May 2010 at 11:21 am

    bagus. . ..
    memang perlu dibenahi . nya :)

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    :01: :04: yups

    [Reply]

  11. Comments  Lyna Riyanto   |  Sunday, 23 May 2010 at 11:35 am

    jika dihubungkan dengan sistem UNAS yang diberlakukan Pemerintah
    maka selain belum menyentuh ranah afektif dan psikomotorik
    juga hanya berorientasi kepada hasil akhir tidak berorientasi kepada proses
    hasilnya adalah generasi yang hampa hatinya

    really nice post :)

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Iya padahal kecerdasan sebaiknya tidak hanya diukur dari aspek kognitif,

    [Reply]

  12. Comments  Dangstars   |  Sunday, 23 May 2010 at 12:17 pm

    Makasih atas suguhan tulisan yang menarik

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Sami-sami Kang dadang…

    [Reply]

  13. Comments  Dangstars   |  Sunday, 23 May 2010 at 12:19 pm

    Minggu yang indah
    Kamana kang?

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    dirumah saja kang… disinimah hujan…

    [Reply]

  14. Comments  camera   |  Sunday, 23 May 2010 at 2:20 pm

    hm…
    makasih mas infonya….
    salam kenal juga….

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Terima kasih juga, salam kenal juga :04:

    [Reply]

  15. Comments  Ariyanti   |  Sunday, 23 May 2010 at 4:39 pm

    selamat hari minggu, semoga pendidikan kita lebih maju…

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Amin. Semoga saja

    [Reply]

  16. Comments  kezedot   |  Sunday, 23 May 2010 at 4:52 pm

    blue mah.salah! maaf
    kalau aku mah inginnya semua pendidikan merata buat siapapun juga
    salam musimnya aku

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Mudah2an sj bisa demikian ya Blue

    [Reply]

  17. Comments  darahbiroe   |  Sunday, 23 May 2010 at 7:18 pm

    semoga kedepan
    pendidikan di indonesia makain baik
    smngat

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Amin.. semoga saja.

    [Reply]

  18. Comments  darahbiroe   |  Sunday, 23 May 2010 at 7:19 pm

    wahhh
    kok aku gag masuk top komeng yaw
    ckckkcc
    :D

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    hehe.. 07:

    [Reply]

  19. Comments  antokcupu   |  Sunday, 23 May 2010 at 7:20 pm

    pendidikan di indonesia wahhhh sungguh
    smoga kedepan lebih baik

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Harapan semua, pendidikan kita akan lebih baik, Insya Allah

    [Reply]

  20. Comments  kang ian   |  Sunday, 23 May 2010 at 7:59 pm

    kang dede guru sanes..sering ngulas masalah pendidikan? :22:

    [Reply]

    Heni Reply:

    Betul Kang, kang Dede emang PNS, Guru fisika :14:

    *punten kang dede, pangwalerkeun)

    [Reply]

    kang ian Reply:

    owh alhamdulillah nya ^^
    aduh aya pak guru..linggih atuh ka abdi hoyong diajaran hehe:04:

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    stt…. ulah hariwuk kang…. :11:

    kang ian Reply:

    hihi nembe ngeh w pantes nya aya 2 blogna nu hijina mah seueurna artikel fisika
    saluttt..ngawulang dimana kang?? :)

    dedekusn Reply:

    Di sakola hehehe,,,,,

    dedekusn Reply:

    hehe.. nuhun teh pangwalerkeun :09:

    [Reply]

  21. Comments  delia   |  Sunday, 23 May 2010 at 10:25 pm

    Kadang lia gak bisa komentar dengan pendidikan yang ada skrg..
    terima kasih kang (ikutan2 panggil kang :04: ) sudah mempostingkannnya disini…

    begitulah memang

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    tapi disini masih bisa berkomentar kan? hehe

    [Reply]

  22. Comments  andipeace   |  Monday, 24 May 2010 at 4:27 am

    menurutku pendidikan sekarang sudah bercampur aduk dengan politik… dimana sebuah tokoh besar yang berjasa besar, sekali bersikap atau bertindak negatif selamanya dicap negatif…begitupula dengan pendidikan,misal : sekali sebuah sekolahan ketahuan UAN curang,selamanya sekolahan itu dicap negatif…banyak orang yang mengaku manusia padahala hatinya setan dan banyak fasilitas dan kualitas pendidikan yang buruk mengaku the best….hal seperti ini tidak dapat ditanggulangi kecuali dengan kesadaran diri…
    maaf hanya beropini…

    salam sukses selalu kang dede

    [Reply]

    Baby Reply:

    Andipeace : Menurut pengalaman saya untuk menuju kesadaran diri bukanlah suatu hal yang sulit kalau manusia itu mau menyadarinya!! tetapi hal ini kan menyangkut institusi bukan bentuknya indiviadual, kalau menggaris bawahi kutipan anda “banyak orang yang mengaku manusia padahala hatinya setan” kok rasanya akan banyak orang yang tersinggung? menurutku anda termasuk golongannya manusia yang hatina syetan kali ya…? hati-hati Bung kalau berkomentar? ini artikel sudah ditulis menggunakan bahasa akademisi dan intelektual tetapi anda komentarnya seperti orang yang tidak punya adab dan pendidikan!! :18:

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Piss pokoknya :01:
    Salam damai untuk semua

    [Reply]

    andipeace Reply:

    wah…ternyata koment saya bertolak belakang ya :D ngaputen enggeh… emang sedang mencari apa itu makna dan manfaat pendidikan serta belajar dari para sobat dan lingkungan untuk beradab.
    matur nuwun atas masukanya Baby..

    salam adem ayem

  23. Comments  jarwadi   |  Monday, 24 May 2010 at 7:28 am

    Undang-Undang Nomor : 20 Tahun 2003 Bab II Pasal 3 yaitu : “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, sehat, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.

    Oh ternyata ini tujuan pendidikan kita ya, bahwa keimanan dan ketaqwaan adalah yg lebih utama dari tujuan2 pendidikan selanjutnya, tetapi mengapa di sekolah sekolah tidak dilengkapi dengan sarana ibadah yang memadai

    salam

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Mudah2an kedepanya bisa lebih diasilitasi ya Jar

    [Reply]

  24. Comments  mvstova   |  Monday, 24 May 2010 at 8:03 am

    siap pak guru.. makasih ulasannya.

    met page. :04:

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    :04: thanks juga ya…

    [Reply]

  25. Comments  harto   |  Monday, 24 May 2010 at 9:04 am

    semoga pendidikan di indonesia selalu diutamakan dan terdepan dalam membangun bangsa & negara ini.
    trims atas informasinya, sukses selalu n tetap semangat:08:

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Amin… semoga, sukses juga untukmu Harto

    [Reply]

  26. Comments  achoey   |  Monday, 24 May 2010 at 10:13 am

    salam semangat

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Selamat malam A..

    [Reply]

  27. Comments  julianusginting   |  Monday, 24 May 2010 at 1:05 pm

    yak..saya setuju itu..memang karakter pendidikan memang perlu:12::12::12:

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    karakteri positif untuk membentuk pribadi yg baik tentunya

    [Reply]

  28. Comments  Usup Supriyadi   |  Monday, 24 May 2010 at 1:42 pm

    semoga akan ada perbaikan dan pelaksanaan UU itu dengan sebenar-benarnya .

    singkat, tapi mengena kang . :12:

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    mudah2an sj demikian kang :01:

    [Reply]

  29. Comments  sedjatee   |  Monday, 24 May 2010 at 2:18 pm

    disinilah peran pendidik… membentuk siswa yang berkarakter, cerdas dan punya jati diri…
    semoga dunia pendiidikan kita bertambah maju…
    salam sukses..

    sedj

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Amin, itu harapan kita ya mas.. semoga saja bisa sesuai harapan

    [Reply]

  30. Comments  Ferry Prima   |  Monday, 24 May 2010 at 2:32 pm

    mungkin karna aspek kognitif itu yang paling gampang untuk di kasi nilai, dikasi level dan kelas. jadi ingat film 3 idiots. harus nonton tuh. ceritanya seputar sistem akademik jaman sekarang. bagus

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    OK s nyari dulu fer filmnya..

    [Reply]

  31. Comments  fitrimelinda   |  Monday, 24 May 2010 at 3:30 pm

    mampir sore… :04::04:

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    SIlahkan non…

    [Reply]

  32. Comments  Belajar Pintar   |  Monday, 24 May 2010 at 4:26 pm

    Tinggal nunggu realisasi aplikatifnya saja

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    betul… mudahan segera terealisasi dg baik

    [Reply]

  33. Comments  bundadontworry   |  Monday, 24 May 2010 at 5:30 pm

    pendidikan di segala bidang memang perlu ya Mas Dedekusn,
    hanya dgn pendidikan yg positif , bangsa kita akan maju dan insyaallah mampu bersiang dgn negara maju lainnya.
    salam

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    betul bunda… Insya Allah bisa brsaing…

    [Reply]

  34. Comments  sapta   |  Monday, 24 May 2010 at 10:45 pm

    weeww.. mantap omm ulasanya.. :08:

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Yg bener nih..?

    [Reply]

  35. Comments  sapta   |  Monday, 24 May 2010 at 10:54 pm

    klo menurut saya, pendidikan dan pengajaran lebih banyak cuma diajarin teori doank.. guru lebih banyak menerangkan dan mengajarkan tori dan bukan praktek permasalahan untuk dapat menyelesaikannya secara riilll sesuai teori.. murid tidak diajarkan bagaimana cara menganalisa dan menyelesaikan kasus, jd pd saat terjun ke lapangan murid2 pada kaget dgn fakta dan realita klo teori beda dgn praktek..

    disamping itu pendidikan moral dan agama kurang di negara ini.. misalnya 1 minggu sekali.. makannya moral generasi skrng lebih menurun dibanding dulu2.. jd sistemnya harus di ubah spy menjadi pendidikan yg maksimal dan efektif buat murid dan generasi peneruss..

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    :12:

    [Reply]

  36. Comments  sapta   |  Monday, 24 May 2010 at 10:58 pm

    intinya sih dasarnya hanya pada penerapan ajaran islam.. ajaran yg dapat membentuk karakter moral yg baik.., jd guru harus menyiapkan siswa agar memahami ajaran Islam ( knowing ), terampil melakukan atau mempraktekkan ajaran Islam ( doing ), dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari ( being ).
    Jadi dalam setiap pembelajaran , siswa harus berhasil dalam ketiga aspek pendidikan, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotor.

    salam piisss dan semanngatttzzzz… :12:

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Thanks, Piss & semangat juga :12:

    [Reply]

  37. Comments  citromduro   |  Monday, 24 May 2010 at 11:10 pm

    seorang guru harus memiliki karekter untuk dapat menjadi guru dan seorang pendidik

    [Reply]

    citromduro Reply:

    karekter positif akan membawa kearah yang positif
    kalau karekter negatif apa jadinya ya
    seorang guru yang tempramen tinggi bisa tidak disuka ama murid tuh kali kang

    salam dari pamekasan madura

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Salam juga dari Cimerak Ciamis Jabar,,,

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Karakter yg baik tentunya ya Sob, Thanks

    [Reply]

  38. Comments  ericova   |  Monday, 24 May 2010 at 11:55 pm

    wah luar biasa skali mas sampai ada pasal2nya segala :)

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    luar biasa gimana sob :)

    [Reply]

  39. Comments  achoey   |  Tuesday, 25 May 2010 at 9:15 am

    Oh ya, sekitar 10 hari ke depan bahkan mungkin lebih, ada kemungkinan kegiatan blogwalking saya terhambat atau bahkan mungkin tidak sempat. Tapi insyaallah selama 10 hari ke depan, tiap hari sekitar jam 08.01 WIB ada postingan baru karena saya sudah menyiapkannya dan menggunakan sistem skedul. Semoga sahabat berkenan meramaikannya dengan meyempatkan diri berkunjung ke sana. ngarephehe.com :D

    Meski kau tgl 3 gak datang, tapi doamu ada kan :)

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Pastikang, do’aku selalu menyertai, Insya Allah menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahmah… AMin

    [Reply]

  40. Comments  skydrugz   |  Tuesday, 25 May 2010 at 1:37 pm

    :12::12::12:

    saya sepakat…pendidikan saat ini memang hanya berbasis pada kemampuan kognitif saja tanpa memperhatikan aspek psikomotor dan afektif…akibatnya dihasilkan anak didikan yang gila:16::16::16::16::16:

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Gila? :16:

    [Reply]

  41. Comments  Dira   |  Tuesday, 25 May 2010 at 5:23 pm

    Narasinya memang bagus ya mas.. tetapi pelaksanaannya kerap membuat kita miris.

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Betul Mas..

    [Reply]

  42. Comments  sangsaka   |  Tuesday, 25 May 2010 at 8:30 pm

    :12::12::12::12::12::12::12:

    sumpah kang teu bingung2 acan…. bener2 teu kataekan bahasana

    :13::13::13::13::13::13::13:

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Sama kang, sayah oge teu ngarti heuheu :13:

    [Reply]

  43. Comments  ralarash   |  Wednesday, 26 May 2010 at 12:00 am

    betul…
    kalau kaya iklan dulu sih.. “ah.. teori…”

    [Reply]

    ralarash Reply:

    oh iya telat nih ngpost nya…
    sharusnya kmaren pas hardiknas…

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    hehe…. yg penting nge-post nenk

    [Reply]

  44. Comments  ruang hati blog   |  Wednesday, 26 May 2010 at 6:28 am

    Menyapa sahabatku tercinta di pagi hari yang cerah, semoga kesuksesan dan kebahagiaan menyertai sahabat di hari Rabu ini, salam hangat selalu dari ruang hati yang terdalam

    ruang hati berbagi

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Amin, salam hangat juga untuk sahabatku Ruang hati, terima kasih

    [Reply]

  45. Comments  prof. helga   |  Wednesday, 26 May 2010 at 8:30 am

    setuju deh sama abang :04::04:

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    :04: thanks…..

    [Reply]

  46. Comments  Blog Keluarga   |  Wednesday, 26 May 2010 at 10:07 am

    Kerangka yang positif… untuk mengimbangi yang negatif….

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Siippp … :12:

    [Reply]

  47. Comments  Siti Fatimah Ahmad   |  Friday, 28 May 2010 at 8:30 am

    Assalaamu’alaikum

    Tulisan yang bagus dari Dede berhubung dengan pentingnya karekter yang positif dalam pendidikan. Dunia pendidikan memerlukan komitmen yang tinggi untuk menyemarakkannya menjadi sebuah wadah pendidikan yang dapat memajukan insan dan membangunkan keinsanannya.

    Melalui pandangan yang positif terhadap kesejahteraan dan kepedulian untuk memajukan sistem pendidikan dan institusinya akan menambahbaik usaha untuk memartabatkan pendidikan yang lebih berkesan. Selamat berbahagia menjalani aktivitas di hujung pekan ini. Salam mesra selalu.

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Selamat berbahagia juga Bunda Siti selamat berakhir pekan. Salam hangat

    [Reply]

  48. Comments  Bang Iwan   |  Friday, 28 May 2010 at 1:23 pm

    Barangkali tidak banyak yang menyadari bahwa sistem pendidikan di Indonesia sebetulnya hanya menyiapkan para siswa untuk masuk ke jenjang perguruan tinggi atau hanya untuk mereka yang memang mempunyai bakat pada potensi akademik (ukuran IQ tinggi) saja.

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Betul Bang…

    [Reply]

  49. Comments  Bang Iwan   |  Friday, 28 May 2010 at 1:24 pm

    UNTUK terciptanya SDM yang berkualitas tentunya perlu dilaksanakan reformasi pendidikan ke arah yang lebih kondusif, terutama melalui pengenalan konsep pendidikan holistik (menyeluruh). Termasuk di dalamnya tentang pembentukan karakter.

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Betul Bang, semoga saja bisa.

    [Reply]

  50. Comments  Bang Iwan   |  Friday, 28 May 2010 at 1:25 pm

    UNTUK terciptanya SDM yang berkualitas tentunya perlu dilaksanakan reformasi pendidikan ke arah yang lebih kondusif, terutama melalui pengenalan konsep pendidikan holistik (menyeluruh). Termasuk di dalamnya tentang pembentukan karakter. ..

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    :12: :12:

    [Reply]

  51. Comments  Bang Iwan   |  Friday, 28 May 2010 at 1:26 pm

    Pendidikan yang berkarakter adalah semua kegiatan pendidikan yang dilakukan oleh guru untuk menjadikan siswa dan generasi penerus bangsa memiliki pribadi yang unggul. Indonesia saat ini berusaha untuk menerapkan sistem pendidikan berkarakter demi terciptanya pendidikan yang bisa memajukan Indonesia saat ini.

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Mudah2an dpt seera tercipta ya bang…

    [Reply]

  52. Comments  Bang Iwan   |  Friday, 28 May 2010 at 1:28 pm

    Reformasi pendidikan juga perlu mengedepankan aspek inovasi. Dalam era globalisasi, kata Kepala Negara, bangsa Indonesia menghadapi banyak tantangan baru, yakni perubahan iklim, penyakit menular, keterbatasan pangan, energi, dan air. ”Sumber-sumber itu tidak bertambah sebanding dengan pertambahan penduduk dunia,”

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Benar banget bang, semoga kita bisa mengatasinya.

    [Reply]

  53. Comments  wulan   |  Sunday, 30 May 2010 at 2:12 pm

    Pengembangan pendidikan kognitif yang positif itu penting juga diimbangi dengan penanaman nilai2 religius supaya generasi penerus kita tetap punya hati nurani dan akhlak yang mantab.
    Sip Bang..! hehe…

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Betul, setuju wulan… :08:

    [Reply]

  54. Comments  Sriayu   |  Saturday, 19 June 2010 at 8:53 am

    Jika mengacu pada UU Pendidikan, rasanya tidak perlu lagi ada mapel Pendidikan Karakter. Konon kabarnya utk wilayah Jakarta thn ajaran baru nanti ada mapel khusus untuk ini. Kok kesannya jadi overlap ya. Mungkin ini sebagai bukti betapa jomplangnya antara UU Pendidikan, KTSP dan sistem kelulusan ala UN. UU-na bagus, KTSP na keren tapi sistem kelulusan ala UN-nya…memprihatinkan… Huufff…..(*menghela nafas plus urut dada…)

    Trimakasih sdh berkunjung k site saya.

    Salam Pendidikan

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Salam pendidikan juga & Piss …

    [Reply]

  55. Comments  mang eka   |  Sunday, 27 June 2010 at 12:04 pm

    lam kenal smuanya.. bahasan bgs…
    tp sy cma ngingetin yg lbh penting lg adalah komitmen terhadap visi membangun karakter peserta didik.
    jagn karena tuntutan berbagai kepentingan dan dg alasan kasian sama anak lalu terjadi manipulasi hasil Ujian. Kerja keras membangun karakter akan sis-sia karna contoh dari prilaku karakter negatif.

    [Reply]

    dedekusn Reply:

    Betul pak. terima kasih tambahannya

    [Reply]

Leave a Reply




:01: :02: :03: :04: :05: :06: :07: :08: :09: :10: :11: :12: :13: :14: :15: :16: :17: :18: :19: :20: :21: :22: