Perubahan Kurikulum

Desember 14th, 2013 by dedekusn | Posted under Pendidikan.

Kurikulum BaruSetelah diujicobakan dibeberapa sekolah ditahun pelajaran ini (2013/2014), kurikulum 2013 sudah dipastikan diberlakukan serempak mulai tahun pelajaran 2014/2015. Kurikulum 2013 yang mulai diwacanakan tahun 2012, awalnya menuai kontroversi, banyak mengundang penolakan terutama dari para praktisi pendidikan, saya sendiri awalnya kurang setuju. Bukan karena takut perubahan, kekurangsetujuan ini berdasar pada informasi, bahwa perubahan kurikulum ini bermuatan politis, selalu saja setiap ganti menteri ganti kurikulum, kurang persiapan, terkesan dipaksakan, dan masih banyak alasan lain.

Tapi sebagai guru, saya harus tetap berpegang pada hakikat pekerjaan yakni menjalankan hakikat pendidikan. Harus tetap berusaha menjalankan inti pendidikan berupa: perubahan positif tingkah laku, dari belum tahu menjadi tahu, dari belum sopan menjadi sopan, dari belum terampil menjadi terampil, dll.

Sosialisasi berupa workshop, bimbingan teknis, seminar, pelatihan kurikulum baru, sudah dilaksanakan hampir disetiap daerah. Saya sendiri sudah beberapa kali mengikutinya. Hasilnya, Alhamdulillah ada sedikit gambaran, berupaya untuk tetap berprasangka baik, kurikulum baru bukan hanya perubahan nama, kurikulum baru bukan hanya berubahnya Standar Kompetensi menjadi Kompetensi Inti, kurikulum baru bukan hanya penambahan atau pengurangan materi pembelajaran, kurikulum baru bukan hanya kepentingan suatu kelompok atau golongan. Kurikulum baru akan membawa perubahan positif bagi keberlangsungan pendidikan, kurikulum baru memudahkan ketercapaian tujuan pendidikan nasional, kurikulum baru akan menciptakan lulusan terbaik. Semoga.

Pastinya sebagai pelaksana pendidikan apapaun kurikulumnya guru tetap menjadi agent of change atau agen perubahan untuk keberlangsungan pendidikan yang lebih baik. Selamat datang kurikulum baru. Semoga kami bisa bermesraan denganmu ๐Ÿ˜‰

Share Button

Tags: , , , , ,

Comments

55 Responses to “Perubahan Kurikulum”
  1. narno mengatakan:

    saya belum ada kesempatan untuk mengikuti pelatihan secara resminya, kalau info sekilas (ngobrol bareng pelatih nasional sekitar 2 jam) baru itu saja sebagai gambaran awal

  2. Indra mengatakan:

    Semoga dengan diberlakukannya kurikulum baru ini bisa membawa pendidikan Indonesia ke arah yang jauh jauh lebih baik…

  3. ilyas afsoh mengatakan:

    Mari mengawal perubahan di Indonesia

  4. kang haris mengatakan:

    Semoga kurikulum baru ini bisa menjadikan pendidikan di negeri ini lebih baik. Yup awalnya banyak sekali penolakan, tapi mungkin setelah ada perbaikan sana sini akhirnya diputuskan juga diberlakukan ๐Ÿ™‚

  5. uni mengatakan:

    Semoga kurikulum baru, menjadi awal perubahan yg semakin baik bagi negeri tercinta ini ^^

  6. Hanif Mahaldi mengatakan:

    saya kurang mengikuti perubahan kurikulum ini, tapi saya agak kecewa dengan pemerintah soalnya suka coba2 kurikulum. entah apa maksudnya. akhirnya kena ke anak didik, saya korban lulus UN harus 6 mata pelajaran pertama kali di SMA setelah sekian lama pakai 3 mata pelajaran, alhasil banyak deh siswa di daerah lain yg gak lulus.

  7. giewahyudi mengatakan:

    Kok ganti kurikulumnya sering banget ya. Enggak berkelanjutan dan terkesan semrawut tergantung menteri pendidikannya ya..

  8. Kang Jum mengatakan:

    Kurikulum pasti berubah searah dengan perubahan jaman dan kebutuhan .

  9. abifasya mengatakan:

    saur Sayidina Ali RA :
    ู‚ุงู„ ุนู„ูŠ ุจู† ุฃุจูŠ ุทุงู„ุจ – ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ – ุนู„ู…ูˆุง ุฃูˆู„ุงุฏูƒู… ูุฅู†ู‡ู… ู…ุฎู„ูˆู‚ูˆู† ู„ุฒู…ุงู† ุบูŠุฑ ุฒู…ุงู†ูƒู…
    Artinya : โ€œDidiklah anak-ankmu itu, karena sesungguhnya mereka diciptakan untuk mengisi masa yang bukan masamuโ€
    Janten perubahan kurikulum teh diperyogokeun pisan. Sim kuring termasuk nukatinggaleun margi ayeuna tos teu janten ketua MGMP, nubiasana ngiring TOT ayeuna mah teu acan, Insya Allah nembe kagiliran kaping 22 dugi ka 24.

  10. Nickolas Cummings mengatakan:

    Pembahasan mengenai posisi kurikulum adalah penting karena posisi itu akan memberikan pengaruh terhadap apa yang harus dilakukan kurikulum dalam suatu proses pendidikan. Tidak seperti halnya dengan pengertian kurikulum para akhli kurikulum tidak banyak berbeda dalam posisi kurikulum. Kebanyakan mereka memiliki kesepakatan dalam menempatkan kurikulum di posisi sentral dalam proses pendidikan. Kiranya bukanlah sesuatu yang berlebihan jika dikatakan bahwa proses pendidikan dikendalikan, diatur, dan dinilai berdasarkan criteria yang ada dalam kurikulum. Pengecualian dari ini adalah apabila proses pendidikan itu menyangkut masalah administrasi di luar isi pendidikan. Meski pun demikian terjadi perbedaan mengenai koordinat posisi sentral tersebut dimana ruang lingkup setiap koordinat ditentukan oleh pengertian kurikulum yang dianut.

  11. indobrad mengatakan:

    ribet sih kalo tiap beberapa tahun sekali ganti. kasian yg duitnya paspasan, buku2 mahal yg dibeli utk kakaknya gak bisa diwariskan ke adiknya ๐Ÿ™

  12. sukron mengatakan:

    ikutan baca artikelnya gan

  13. arip mengatakan:

    Padahal mah bukan masalah kurikulumnya. Harusnya fokus ke peningkatan sumber daya pengajarnya, dari kompetensi sampe kesejahteraan mereka.
    Oh ya, profesi sebagian besar keluarga saya soalnya guru. Bapa, ibu, sama kakak.

  14. Index Apk mengatakan:

    semoga saja kurikulum 2013 jauh lebih baik dari yang sebelumnya

  15. Dwi alfina mengatakan:

    Kurikulum baru, Indonesia harus lebih baik ๐Ÿ˜‰

  16. Topik.My.Id mengatakan:

    dari dulu sampai sekrang memnag tradisinya kali kalau perubahan kurikulum

  17. Yudi mengatakan:

    Semoga pendidikan kita semakin maju…

  18. budaya indonesia mengatakan:

    ya mau bagaiman lagi, meskipun kurikulum yang sebelumnya juga belum semua mengenalnya.. tapi kita harus tetap optimis bahwa semakin hari sistem pendidikan di negara akan maju dan berkembang.

  19. Akhmad Muhaimin Azzet mengatakan:

    Pada intinya tetap terletak pada guru ya, Mas. Betapa penting terus berbenah dan memperbaiki kualitas guru.

  20. catatan kecilku mengatakan:

    Semoga dg kurikulum yg baru dunia pendidikan kita semakin baik… dan semoga buka hanya untuk uji coba trial and error saja.

  21. duniaely mengatakan:

    wah .. jadi inget wkt msh mengajar dulu ๐Ÿ™‚

  22. ririn mengatakan:

    Wah terimakasih banyak sob atas share nya ya. Sangat bermanfaat untuk saya. Salam ๐Ÿ™‚

  23. Materi Tentang Islam mengatakan:

    Semoga dengan kurikulum yang baru ini bisa menjadi pijakan awal pendidikan di Indnesia lebih berprikebadian / berakhlak yang baik serta dengan adanya sosialisasi ini para guru bisa lebih profesional dalam memberi pemahaman keilmuan kepda para siswanya.. meskipun sebenarnya kalau menurut pengamatan saya pribadi sejak bergulirnya Kurikulum yang lalu, smpai kini tetap saja pola pengajaran dari kebanyakan guru tetap sama atau gak jauh beda.

    • dedekusn mengatakan:

      Tak jauh beda? berarti tetep ada bedanya ya? hehe… kita optimis saja semoga sistem, metode, media pembelajaran pembelajarannya lebih baik & menghasilkan lulusan terbaik.

  24. wongcrewchild mengatakan:

    butuh penyesuaian, tetapi smoga mnjadikan dunia pndidikan lebih baik

    salam kenal

  25. ditter mengatakan:

    Iya ih, kesannya dipaksakan…. Tapi syukurlah sosialisasi dan uji cobanya sudah cukup baik, ya…. Keputusan sudah diambil, semoga bisa dijalankan dengan baik dan profesional oleh seluruh pihak yang terlibat ๐Ÿ™‚

  26. semoga perubahan kurikulum bisa merubah cara berpikir siswa menjadi lebih baik

  27. sancu murah mengatakan:

    Betul sekali..guru tetaplah berperan penting dalam perubahan kurikulum baru..

Do you have any comments on Perubahan Kurikulum ?