Ujian Nasional berkonotasi negatif? Benarkah? Berikut beberapa fakta seputar Ujian Nasional?:

  1. Menimbulkan peluang kecurangan dan kecurigaan. Baik dilakukan siswa maupun guru atau sekolah. Dibentuknya tim sukses Ujian Nasional di tiap sekolah kadang berkonotasi negatif,
  2. Belajar hanya berorientasi pada kelulusan atau nilai UN. Akibatnya, proses pembelajaran hanya ditekankan pada aspek kognitif, aspek-aspek lain seperti aspek afektif dan psikomotor terabaikan.
  3. Mata pelajaran selain mata pelajaran UN terabaikan sehingga terkesan tidak penting lagi.
  4. Tiap sekolah mengadakan kegiatan belajar mengajar tambahan (pengayaan) diluar jam efektif, kadang berlangsung selama lebih dari enam bulan.  Try Out diagendakan berulang kali.
  5. Menjamurnya bimbingan belajar dadakan. Ironis, sebagian masyarakat justru lebih percaya lembaga bimbel dibanding sekolah.
  6. dll

Apapun dampak dan faktanya diadakannya Ujian Nasional, yang jelas tujuan pemerintah mengadakan Ujian Nasional menurut  pasal 2 Permendiknas Nomor 34 tahun 2007, yaitu : untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.

Incoming search terms for the article:

Postingan yang berhubungan

  • Daerah akan tentukan kelulusan UN