Tag: Pendidikan

Pentingnya karakter positif pendidikan

Pentingnya karakter positif pendidikan. Fungsi dan tujuan pendidikan nasional tertuang dalam Undang-Undang Nomor : 20 Tahun 2003 Bab II Pasal 3 yaitu : “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, sehat, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.

Secara yuridis bunyi UU tersebut mengisyaratkan bahwa pendidikan kita harus memiliki karakter positif yang kuat, artinya praktik pendidikan tidak semata berorientasi pada aspek kognitif, melainkan secara terpadu menyangkut tiga dimensi taksonomi pendidikan, yakni (continue reading…;)

Incoming search terms for the article:



Pentingnya Pendidikan Inklusif

Pendidikan inklusif yaitu pendidikan yang dilaksanakan di sekolah / kelas reguler dengan melibatkan seluruh peserta didik tanpa kecuali, meliputi : anak yang memiliki perbedaan bahasa, beresiko putus sekolah karena sakit, kekurangan gizi, tidak berprestasi, anak yang berbeda agama, penyandang HIV/ AIDS, dan sebagainya. Mereka dididik dan diberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan cara yang ramah dan penuh kasih sayang tanpa diskriminasi.

Mengapa pendidikan inklusif (continue reading…;)

Incoming search terms for the article:


Ketepatan “assesment, mutlak perlu!

Thomas Alfa Edison idiot, Albert Einstein siswa bodoh dan nakal, Archimedes gila, Wright bersaudara gila, dll. Hal tersebut contoh fenomena kesalahan persepsi terhadap perilaku anak didik yang bisa berakibat fatal bagi keberhasilan masa depannya. Hal bukan sesuatu yang tidak mungkin, menimpa akan-anak kita.

Berikut sekilas beberapa fenomena aneh perilaku salah terhadap ilmuwan-ilmuwan tersebut :

Thomas Alfa Edison

Thomas Alva Edison

Thomas Alva Edison

Thomas Alfa Edison ilmuwan besar yang lahir 11 Februari 1847 di Milan, Ohio, Amerika Serikat. Kecil-nya divonis gurunya sebagai siswa yang idiot, sehingga setelah 3 bulan sekolah ia di-drop out (DO) alias dikeluarkan dari sekolahnya. Beruntung, ibundanya melatih membaca dan berhitung, sehingga kecerdasan Edison kecil berkembang, bahkan menjadi pemikir terbesar sepanjang masa karena dapat menemukan 3000 jenis penemuan salah satunya ‘lampu listrik’.

Bahkan dalam salah satu biografinya disebutkan bahwa Edison berhasil menemukan lampu pijar setelah mengalami kegagalan 999 kali, artinya baru penelitian yang ke 1000 kali Edison menemukan lampu listrik. Sungguh keuletan yang luar biasa. Kalau saja Edison frustasi dan memberhentikan percobaan penelitiannya ketika mengalamai kegagalan yang je 999 kali, entah seperti apa bentuk penerangan sekarang. (continue reading…;)

Incoming search terms for the article:


  • Pilih tulisan bulan :

  • Kategori tulisan

  • Langganan Postingan

    Enter your email address:

    Delivered by FeedBurner

  • Link Sahabat

    ---

    ----

    ----

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    ---

    Copyright © 1996-2010 dedekusn.com. All rights reserved.
    iDream theme by Templates Next | Powered by WordPress