Netral

Februari 28th, 2014 by dedekusn | Posted under Motivasi, Umum.

NETRALPada dasarnya harta benda atau fasilitas apapun yang kita miliki, fasilitas hidup apapun yang kita gunakan, yang kita manfaatkan, bersifat netral. Semuanya tergantung pada kita sebagai pemiliknya, bisa membawa manfaat atau sebaliknya, bisa menguntungkan bisa juga merugikan. Jabatan, mobil, motor, uang, smartphone, laptop, internet, atau apapun, semua bersifat netral, semua tergantung pemiliknya.

Semua fasilitas hidup yang dimiliki bisa membawa manfaat jika pemiliknya memiliki kesiapan sebelum menggunakannya. Kesiapan segalanya, baik fisik maupun mental. Ketidaksiapan pemilik atau pengguna bisa membawa petaka. Orang yang tidak siap dengan jabatannya, sangat banyak yang terjerumus dalam korupsi, kolusi, dan tindakan-tindakan amoral lain. Karena tidak siap menghadapi uang, banyak kejahatan ditimbulkan. Karena tidak siap memiliki dan menggunakan mobil, motor, banyak terjadi kecelakaan. Karena tidak siap menggunakan komputer, internet, smartphone, banyak yang terjerumus dalam kesenangan dan nafsu sesaat, kejahatan online, telepon & SMS penipuan, dan kejahatan-kejahatan lain. Semua itu terjadi karena ketidaksiapan pemilik atau penggunanya. Padahal jika memiliki kesiapan diri, semua benda atau fasilitas-fasilitas hidup tersebut bisa menghasilkan manfaat yang luar biasa.

Share Button

Tags: , , , ,

Comments

65 Responses to “Netral”
  1. duniaely mengatakan:

    jadi hrs siap terlebih dahulu ya mas 🙂

  2. Purnomo Jr mengatakan:

    Semuanya ya mas baik barang,jabatan,kecantikan bahkan kenikmatan lainnya….tergantung dari “NAWAITU” nya.. 🙂

  3. Sunandar mengatakan:

    kayanya saya belum siap deh mas 😀 soalnya saya terjerumus dengan kepuasan internet 😀 hehehe

  4. kang haris mengatakan:

    Sumuhun kang
    Jadi kendalinya ada pada kita
    Semoga harta benda bisa membuat kita sampai ke surga, bukannya malah ke neraka.
    🙂

  5. Kisah Foto mengatakan:

    Bener mas, sependapat… segala sesuatu memang tergantung niat pemiliknya, akan menggunakan untuk apa barang/fasilitas yang dimiliki…Namun, kadang manusia lupa dan bersikap tamak… kadang manusia lupa bahwa apa yang dimilikinya hanyalah titipan 🙂

    • dedekusn mengatakan:

      Terima kasih apresiasinya mas, semoga kita termasuk pemilik atau pengguna fasilitas hidup yang siap segalanya. 🙂

    • abifasya mengatakan:

      Kalau semua manusia menyadari bahwa apa yang dimilikinya adalah titipan tentu ketika mencarinya tidak akan sampai melupakan Allah sebagai Dzat pemilik semua itu, ketika sudah didapat pun tidak akan lupa terhadap perintah-Nya utk menunaikan hak atas harta yang dimilikinya. dia tidak akan pernah berhitung apakah hartanya telah cukup nishab untuk dikeluarkan ataubelum, yang jelas dia akan keluarkan hartanya itu kepada yag berhak menerimanya, karena ssguhnya di dalam harta yang dititipkan Allah kpd kita ada hak orang lain.

  6. Jasa Seo Murah mengatakan:

    thanks atas infonya…. patut jadi inspiratif

  7. Jasa Seo Murah mengatakan:

    wahh perlu siap2 dulu ane nih..

  8. ikan hias mengatakan:

    semoga apa yang kita miliki bisa memberikan manfaat dan memberikan kemaslahatan dunia dan akhirat. aminn…

  9. Akhmad Muhaimin Azzet mengatakan:

    Apa yang kita punya bisa membawa manfaat yang sebanyak-banyaknya adalah tanggung jawab kita selalu orang yang dianugerahi oleh-Nya ya, Kang.

    • abifasya mengatakan:

      betul Pak Kiyai, jangan sampai tamiang melit kabitis alias senjata makan tuan. Kita diberi berbagai fasilitas tapi fasilitas itu hanya mendatangkan madarat buat kita dan org2 disekitar kita, sangat lah rugi jika hal itu terjadi pada kita.

  10. Tempat Wisata di Bali mengatakan:

    inspiratif mas, memang segala sesuatu tergantung pada pemiliknya, baik hakikat maupun syariat.

  11. Budaya Indonesia mengatakan:

    segala sesutu hal memiliki manfaat dan madzorot, tergantung bagaimana kita, siap merupakan satu hal yang harus dimiliki dalam menghadapi segala hal.

  12. Ririn mengatakan:

    iya bener banget itu. Memang semua hal itu netral ya mas. Jadi faktor utama yang berpengaruh itu diri kita sendiri, apakah kita siap atau tidak dengan hal tersebut 🙂

    • abifasya mengatakan:

      betul bu, tapi netral tidak berarti bebas nilai. artinya walaupun yang paling berpengaruh itu diri kita sendiri tetap saja masih ada Dzat yang membolak baikan hati kita. Jadi saat kita mengatakan “SIAP”, kita hrs tetap memohon petunjuk dan bimbingan Allah swt.

  13. Siti Fatimah Ahmad mengatakan:

    Assalaamu’alaikum wr.wb, nanda Dedekusn….

    Bunda setuju dengan nanda dalam tajuk di atas.Harta yang kita miliki itu bukan milik kita walau sekecil zarah. Semuanya milik Allah yang harus diharga dalam keadaan siap atau tidak. Akan berlaku pro dan kontra jika kita tidak menggunakannya dengan baik.

    Semuanya bergantung bagaimana kita memelihara amanah yang diberikan. Kita patut bersyukur kerana diberi izin untuk memilikinya berbanding orang lain. Jika tidak, kita digolong sebagai hamba yang kufur nikmat.

    Terima kasih nanda atas ingatan dari tulisan yang berbobot ini, menjadikan bunda harus sentiasa bersyukur dengan segala kurnia Allah dan berhati-hati mengendalikannya. Semoga diganjari Allah SWT semua amalan baik dalam berpesan yang baik. Aamiin.

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak. 😀

    • abifasya mengatakan:

      Kalau bunda setuju, kanda juga setuju dengan yang dinda tulis sesuai tajuk di atas. Semua yang ada pada kita hakikatnya milik Allah semata, kita hanya diberikan amanah untuk menggunakan nya dengansebaik-sebaiknya.
      Karena syukur itu adalah bagaimana seorang hamba mampu menggunakan nikmat yang diberikan Allah sesuai dengan apa yang diridoi Allah.

  14. abifasya mengatakan:

    Saur Kang Dede : “Semua fasilitas hidup yang dimiliki bisa membawa manfaat jika pemiliknya memiliki kesiapan sebelum menggunakannya. Kesiapan segalanya, baik fisik maupun mental”.
    Saur Abifasya : “kalih ti eta sadaya jalmi bakal ditaros ku gusti Allah timana asalna eta harta, sareng dianggo naon eta harta teh”.
    Tah upami nukitu siap naon na kang ? :2thumbup

  15. Liza mengatakan:

    siap fisik dan mental..setuju banget mas

  16. kiki mengatakan:

    berarti semua itu dikembalikan ke masing2 pribadi.. mau dikemanain nih harta cz yg nanggung dirinya sendir

  17. Bang Oi mengatakan:

    Semuanya bersifat netral.
    tinggal kita yang membuatnya kearah mana.
    bener kan om ?
    😀

  18. Kampung Gajah Bandung mengatakan:

    terutama dijaman sekarang ini masalah internet. mungkin segala apa yang kita cari bisa ditemukan di internet.. jadi sudah sepantasnya kita semuanya sadar akan manfaat dan bahaya yang ditimbulkan. bersikaplah untuk dewasa dalam segala hal

  19. keke naima mengatakan:

    kita harus bisa mengendalikan barang2 yang kita punya, ya 🙂

  20. Sunandar mengatakan:

    mampir lagi ya gan 😀

  21. Putri mengatakan:

    kunjungan perdan nie, slam perkenalan ya

  22. Siti Fatimah Ahmad mengatakan:

    Assalaamu’alaikum wr.wb, nanda Dedekusn…

    Lama sekali tidak menulis dan menyapa ria di maya. Mudahan semua urusan di dunia offline tidak menyita waktu untuk bersilaturahmi kembali di sini. Bunda doaka sihat sejahtera.

    salam mesra dan sukses dari sarikei, Sarawak. 🙂

  23. adelays mengatakan:

    Salam kenal dari Adelays,
    Sekalian memberikan informasi kalau berminat ikut lomba ngeblog berhadiah :
    says share disini :
    http://adelays.com/2014/05/02/lomba-nge-blog-berhadiah/

  24. Putri mengatakan:

    Amin ya Robbal alamin

  25. Putri mengatakan:

    Amin ya Rabbal alamin

  26. Riri mengatakan:

    amin, blog yang indah. postingannya bagus

  27. infotipsku mengatakan:

    Jadi intinya tergantung kesiapan kita sehingga apapun yg dimiliki akan bermanfaat, gitu ya kang

  28. Kisah Foto mengatakan:

    Setuju om, harta tidak di bawa mati,,, Kita harus mensyukuri apa yang kita miliki 🙂

  29. pusat grosir mengatakan:

    setuju mas, kita hrs bisa memanfaatkan rezeki yg kita dpt dgn sebaik-baiknya dijalan Allah

  30. Chord Indonesia mengatakan:

    setuju, mental kita harus benar-benar siap

Do you have any comments on Netral ?